Temu Bisnis – Forum Bisnis dan Investasi: Komitmen Implementasi Roadmap Investable City

 

Medan – Indonesia City Expo (ICE) Business Meeting and Matching Session 3 yang merupakan bagian dari Forum Bisnis and Investasi Rakernas XVIII APEKSI 2026 pada 2 Juli 2026 kolaborasi APEKSI, DPMPTSP Kota Medan dan Kinarya, diikuti 98 Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dari seluruh Indonesia.

 

Investment & Business Development Expert, Fajar Informanto menyampaikan paradigma baru pengembangan investasi daerah dan memperkenalkan konsep Roadmap to Investable City melalui Playbook 90 Hari yang menekankan bahwa kota harus bertransformasi menjadi destinasi investasi yang layak, bukan sekadar aktif mencari investor. Transformasi tersebut bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu occupancy, traffic, dan income, yang diarahkan untuk mengoptimalkan aset daerah, menghidupkan aktivitas ekonomi, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.

 

Perwakilan ACCIÓ, Siang Chin Sim memperkenalkan sejumlah layanan unggulan Pemerintah Catalonia, yaitu Catalonia Supplier Services, Open Innovation Challenge, dan GreenTech Catalogue, sebagai instrumen nyata yang mendukung kemitraan bisnis, inovasi, dan pengembangan investasi berkelanjutan. Berbeda dari sekadar pemaparan konsep, layanan tersebut menawarkan solusi praktis yang mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pemerintah dengan ekosistem industri serta inovasi di Catalonia. Paparan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama internasional bagi pemerintah kota di Indonesia dalam mendorong investasi, transfer teknologi, dan pengembangan ekonomi berbasis inovasi.

 

Pemanfaatan data menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing investasi daerah, dipaparkan Manajer Databoks by Katadata, Jamalinuri. Platform berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang untuk membantu pemerintah daerah mengubah data menjadi informasi strategis yang kredibel, mudah dipahami, dan siap digunakan dalam promosi investasi serta pengambilan keputusan. Dengan mengintegrasikan lebih dari 100 indikator dari berbagai sumber resmi, dashboard ini memungkinkan pemerintah kota membandingkan kinerja dengan daerah lain, menyusun profil investasi yang komprehensif, menghasilkan analisis dan rekomendasi otomatis, serta memperkuat kolaborasi data antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dan diharapkan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih berbasis data (data-driven), meningkatkan daya saing kota, dan menarik investasi secara lebih efektif.

 

Pemateri terakhir, Benedictus Oktario VP of Commercial IDN terkait pemanfaatan media digital yang relevan menjadi salah satu strategi penting bagi pemerintah kota dalam membangun komunikasi publik sekaligus meningkatkan daya tarik investasi daerah. IDN menawarkan ekosistem media digital sebagai mitra strategis bagi pemerintah kota untuk mengemas kebijakan, layanan publik, dan potensi investasi menjadi konten kreatif yang mudah dipahami oleh generasi muda. Dengan jangkauan puluhan juta audiens setiap bulan, dukungan komunitas digital, serta platform bisnis seperti FORTUNE Indonesia yang menjangkau kalangan eksekutif dan investor, dan menghadirkan solusi komunikasi berbasis data, narasi, dan amplifikasi yang mampu memperkuat citra daerah, meningkatkan kepercayaan publik, serta mempromosikan kota sebagai destinasi investasi yang kompetitif dan berkelanjutan.

 

Forum ini juga menghadirkan sesi business matching antara pemerintah kota dan calon investor, serta ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mengimplementasikan Roadmap Investable City dalam 90 hari sebagai langkah memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja, dan membangun ekosistem investasi yang inklusif dan berkelanjutan.