Bukan Sekadar Kumpul Pemuda: Ada Kegiatan Apa Saja di Youth City Changers?

 

Masa depan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh para pemangku kebijakan di ruang rapat, tetapi juga oleh gagasan segar dari generasi mudanya. Inilah visi utama di balik Youth City Changers (YCC), sebuah wadah strategis dari APEKSI yang mempertemukan delegasi pemuda dari 98 kota di seluruh Indonesia. YCC hadir bukan sekadar sebagai ajang kumpul pemuda, melainkan sebagai ruang pertukaran gagasan, jembatan kolaborasi lintas daerah, hingga laboratorium perumusan rekomendasi pembangunan kota dari kacamata anak muda.

 

Kemeriahan dan adu gagasan ini terekam jelas pada perhelatan YCC Batch 4 yang sukses diselenggarakan pada 6-7 Mei 2025 di Hotel Santika Gubeng, Surabaya. Mengusung tema “Orang Muda Untuk Negeri | Assembling The Local Hero’s”, kegiatan ini dirancang secara terstruktur untuk memantik pemikiran kritis dan solutif para pesertanya melalui serangkaian agenda utama:

 

1. Bursa Ide 1: Panggung 90 Detik untuk Inovasi Kota

Potret pemuda kota saat menyampaikan inovasi pada Bursa Ide 1

 

Rangkaian kegiatan dibuka dengan dinamika yang cepat dan menantang melalui sesi Bursa Ide 1. Di sini, setiap perwakilan kota ditantang untuk mempresentasikan inovasi atau potensi daerah mereka hanya dalam waktu 90 detik. Waktu yang singkat ini melatih para delegasi untuk berkomunikasi secara efektif, tajam, dan tepat sasaran.

 

Peserta diberikan kebebasan penuh untuk berkreasi dalam menarik perhatian audiens. Mereka dapat membawa alat peraga visual seperti poster, bendera kota, atau produk lokal inovatif, selama tidak mengganggu ketertiban acara. Namun, bagi delegasi yang lebih nyaman mengandalkan kekuatan retorika presentasi, mereka pun diperkenankan untuk tampil memukau murni melalui presentasi lisan.

 

2. Sesi Kolaborasi: Membedah Masalah dan Merancang Proyek Solutif

Dokumentasi Pemuda Dalam Mempresentasikan Transportasi Publik

 

Setelah pemanasan ide, para peserta kemudian dilebur ke dalam beberapa kelompok kerja lintas daerah. Setiap kelompok diberikan satu fokus sektor spesifik yang sering menjadi tantangan kawasan urban. Bukan sekadar diskusi kosong, sesi ini dikemas layaknya simulasi design thinking. 

 

Berbekal alat visualisasi gagasan seperti sticky notes, kertas, dan perlengkapan lainnya, para pemuda dituntut untuk bekerja sama membedah suatu isu, mulai dari menganalisis akar penyebab permasalahan hingga merancang kerangka solusi yang komprehensif. Sesi ini menjadi ujian nyata bagi kemampuan kolaborasi mereka saat dihadapkan pada sudut pandang dari berbagai kota yang berbeda.

 

3. Bursa Ide 2: Dinamika World Cafe untuk Rekomendasi Pembangunan

Rekapan Bursa Ide 2, Peserta akan didampingi fasilitator kemudian menuliskan inovasi/kondisi kota sesuai isu yang ada di setiap booth

 

Kolaborasi gagasan terus berlanjut pada sesi Bursa Ide 2. Dengan menggunakan metode World Cafe yang interaktif, kelompok-kelompok tadi diajak untuk menganalisis kebutuhan kota secara lintas sektor, mulai dari isu lingkungan, ketenagakerjaan, hingga sistem transportasi.

 

Ruang kegiatan disulap menjadi beberapa booth yang masing-masing merepresentasikan satu sektor. Setiap kelompok bergantian mengunjungi booth tersebut untuk bertukar wawasan, mengkritisi kebijakan, dan menyumbangkan inovasi. Dinamika pertukaran ide yang cair namun terarah ini bertujuan untuk merangkum seluruh diskursus menjadi sebuah draf rekomendasi pembangunan kota yang konkret, inklusif, dan representatif dari suara pemuda.

 

Melalui kegiatan ini, kesadaran pemuda akan peran penting mereka dalam pembangunan kota diharapkan semakin meningkat, sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk menciptakan perubahan nyata. Sebagai bentuk apresiasi, Youth City Changers memberikan penghargaan untuk dua kategori, yaitu best delegate dan best performance. Para peserta tidak hanya dinilai dari jiwa kepemimpinan mereka, tetapi juga dari kemampuan merangkul sesama peserta agar terus aktif berpartisipasi sepanjang forum berlangsung.

 

Rekomendasi pembangunan kota yang dihasilkan akan dirancang bersama-sama. Setelah draf rekomendasi disepakati, hasilnya akan dibacakan langsung oleh perwakilan YCC yang menjadi best delegate di hadapan para wali kota dari seluruh Indonesia.

 

Tata Cara Menjadi Bagian dari YCC

Melihat besarnya dampak dari acara ini, sering kali muncul pertanyaan mengenai proses pendaftarannya. Satu hal penting yang perlu diketahui, YCC bukanlah acara dengan sistem pendaftaran terbuka secara mandiri. Program ini merupakan inisiatif resmi, sehingga pesertanya harus didelegasikan langsung oleh Pemerintah Kota masing-masing. Untuk menjadi delegasi resmi, calon peserta harus memenuhi beberapa kriteria berikut:

 

  •  Mewakili kota dengan kuota 2 pemuda per kota.
  •  Berusia 18 – 30 tahun yang dibuktikan dengan KTP dan berstatus Warga Negara Indonesia.
  •  Tidak ada ketentuan gender yang mutlak, namun komposisi sepasang laki-laki dan perempuan lebih diutamakan.
  •  Belum pernah mengikuti kegiatan YCC pada angkatan sebelumnya.
  •  Memiliki wawasan yang luas tentang daerah asalnya serta membawa gagasan inovatif untuk pengembangan kota.
  •  Memiliki akun media sosial Instagram yang aktif sebagai sarana komunikasi dan kampanye positif.
  •  Wajib mengikuti akun Instagram resmi @apeksimuda dan @apeksiid.

 

Saatnya Pemuda Mengambil Peran

 

Pemuda bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang siap menjadi motor penggerak perubahan. Bagi calon delegasi yang merasa memenuhi kriteria di atas, langkah awal yang dapat dilakukan adalah membangun portofolio kontribusi di daerahnya. Selanjutnya, calon peserta disarankan untuk menjalin komunikasi dengan dinas terkait di daerah asal, seperti Dispora atau Bappeda, guna menunjukkan kelayakan sebagai representasi kota di kancah nasional.

 

Apabila calon peserta memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar pendaftaran atau detail kegiatan, silahkan kunjungi dan hubungi Instagram @apeksimuda. Pantau terus informasi terbarunya dan bersiaplah menjadi bagian dari perubahan. Sampai jumpa di Youth City Changers selanjutnya.

 

Roidah A’isyi Shofwah

Delegasi YCC Batch 4 & Part of APEKSInternship Batch 8