
Jakarta – APEKSI menghadiri Workshop Penyusunan Modul Training of Trainers (ToT): Tata Kelola Pemerintahan Inklusif, yang diselenggarakan oleh SETARA Institute pada 8 Juli 2025. Kehadiran APEKSI dalam forum ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan. APEKSI diwakili oleh Sri Indah Wibi Nastiti dan Heffy Octaviani yang turut memberikan masukan dalam penyusunan kerangka buku sekaligus modul pelatihan.
Workshop ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan pelaksanaan Training of Trainers yang diselenggarakan SETARA Institute empat tahun lalu dengan melibatkan lima kota di Indonesia. Tingginya antusiasme dan respons positif dari para peserta mendorong SETARA Institute untuk kembali menggelar program serupa dengan cakupan yang lebih luas, yakni mengundang sepuluh kota. Tidak hanya berfokus pada penyusunan modul pelatihan, workshop kali ini juga diarahkan untuk menghasilkan sebuah buku yang diharapkan menjadi referensi dan bahan pembelajaran mengenai tata kelola pemerintahan inklusif bagi pemerintah daerah maupun masyarakat luas.
Selain APEKSI, workshop juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, di antaranya Muhammad Subhi dari Yayasan Inklusif, Mu’min Roup dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta Abdul Waidl dari INFID. Berbagai masukan dari para peserta akan menjadi bahan penyempurnaan substansi buku dan modul yang tengah disusun. Tim penyusun menargetkan draf akhir buku dan modul ToT dapat diselesaikan hingga akhir Juli 2026 sebagai langkah awal memperkuat implementasi tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif di berbagai kota di Indonesia.
