Dari Komitmen Menuju Aksi Nyata Percepatan Penurunan Emisi

 

 

Medan — Forum Lingkungan Hidup (FLH) resmi digelar sebagai bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI dengan mengusung tema Dari Komitmen ke Aksi: Tangguh untuk Mempercepat Penurunan Emisi Demi Bumi Lestari. Forum ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan yang semakin kompleks. Melalui diskusi, pertukaran praktik terbaik, dan penyusunan rekomendasi bersama, para peserta diajak membangun langkah nyata dalam pengendalian pencemaran lingkungan serta percepatan penurunan emisi gas rumah kaca.

 

Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari pengelolaan sampah, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, pengembangan ruang terbuka hijau, pembangunan rendah emisi, hingga penguatan mobilitas inklusif di perkotaan. Forum yang dikemas dalam format Focus Group Discussion (FGD) ini menghadirkan narasumber dari berbagai pemerintah kota, di antaranya Surabaya, Bukittinggi, Balikpapan, Makassar, dan Medan, serta melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup, akademisi, dan praktisi. Selain sesi diskusi, peserta juga mengikuti jajak pendapat interaktif dan menyusun advokasi bersama sebagai dasar rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berorientasi pada solusi.

 

Forum Lingkungan Hidup APEKSI 2026 juga menghadirkan Galeri Tangguh, sebuah pameran yang menampilkan praktik-praktik terbaik pengelolaan lingkungan hidup dari pemerintah kota anggota APEKSI sebagai media edukasi, inspirasi, dan pertukaran pengetahuan antardaerah. Melalui forum ini diharapkan lahir dokumen rekomendasi strategis, pernyataan advokasi bersama pemerintah kota, serta penguatan komitmen untuk mewujudkan pembangunan perkotaan yang rendah emisi, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan. Semangat kolaborasi yang terbangun menjadi fondasi penting bagi pemerintah kota dalam mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui kebijakan lingkungan yang inovatif dan berdampak nyata.