Rumuskan Strategi Sistem Pangan Kota yang Tangguh

 

 

Sebanyak 65 pemerintah kota dari seluruh Indonesia berkumpul di Medan dalam Forum Pangan Nasional Pemerintah Kota 2026 untuk menyatukan langkah membangun sistem pangan perkotaan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Forum yang diinisiasi oleh Rikolto bersama APEKSI ini menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah daerah, pakar kebijakan pangan nasional, akademisi, dan praktisi untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan rekomendasi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat kota. Beragam isu mengemuka dalam diskusi, mulai dari penguatan rantai pasok pangan di kota-kota besar hingga tantangan distribusi dan logistik di wilayah kepulauan seperti Kota Tual yang memiliki karakteristik geografis tersendiri.

 

Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa APEKSI memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pangan yang tidak hanya berfokus pada aspek produksi dan distribusi, tetapi juga mencakup edukasi, inovasi, dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, upaya membangun sistem pangan perkotaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan melalui sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kontribusi Rikolto yang menghadirkan data terkini, perspektif komparatif antarnegara, serta praktik-praktik terbaik dunia sebagai referensi bagi pemerintah kota dalam menyusun kebijakan pangan yang lebih adaptif.

 

Senada dengan itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat birokrasi yang berpihak pada ketahanan pangan demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Forum ini sekaligus menjadi momentum peluncuran Buku Seri Panduan Kota Cerdas Pangan yang disusun Rikolto sebagai referensi bagi pemerintah kota dalam mengembangkan kebijakan pangan berkelanjutan. Buku tersebut merangkum berbagai praktik baik melalui lima pilar utama, yaitu Pertanian Regeneratif, Kantin Sekolah Sehat, Berbagi Pangan, Pengelolaan Sampah Pangan, dan Kemitraan Multipihak. Melalui kolaborasi yang semakin kuat, Forum Pangan Nasional Pemerintah Kota 2026 diharapkan menjadi tonggak percepatan terwujudnya kota-kota yang tangguh pangan dan mampu menjamin akses pangan yang aman, sehat, serta berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.