
Padang – APEKSI Komisariat Wilayah (Komwil) I menggelar Seminar Kebencanaan di Kota Padang pada Rabu (30/9). Pertemuan strategis yang dihadiri oleh delegasi dari 24 pemerintah kota anggota Komwil I ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat sistem mitigasi, serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana alam. Fokus utama seminar ini diarahkan pada standardisasi sistem peringatan dini, ketangguhan infrastruktur, serta manajemen kedaruratan yang terintegrasi.
Dalam sesi pemaparan materi, Wali Kota Padang, Fadly Amran, selaku tuan rumah, membagikan pengalaman taktis terkait tata kelola pembangunan sistem kesiapsiagaan bencana di Kota Padang. Forum ilmiah yang turut menghadirkan narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Sumatera Barat ini menjadi media pertukaran ilmu (best practices) antarkepala daerah dan kepala BPBD. Melalui diskusi komprehensif ini, setiap daerah diharapkan mampu mengadopsi regulasi dan kebijakan mitigasi yang lebih adaptif terhadap karakteristik ancaman geologis maupun hidrometeorologis di wilayah masing-masing.
Puncak rangkaian kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemenuhan bantuan penanggulangan bencana antarkota anggota Komwil I APEKSI. Melalui kesepakatan formal tersebut, seluruh kota berkomitmen untuk saling memberikan dukungan personel, logistik, dan bantuan teknis operasional saat terjadi keadaan darurat di salah satu wilayah anggota. Sinergi ini menegaskan komitmen kolektif APEKSI dalam membangun ketangguhan daerah secara terstruktur, sekaligus mempercepat penanganan pascabencana demi keselamatan masyarakat luas.
