I-SIM for Cities

 

 

Sebagai upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) sejalan dengan Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017, APEKSI bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia menginisiasi program Rating dan Awarding SDGs untuk Pemerintah Kota, yaitu “Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) for Cities” Kegiatan ini merupakan gerakan inisiatif untuk meningkatkan integrasi, sinergi dan kolaborasi multi­stakeholders dalam ekosistem pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

 

Kegiatan yang juga didukung oleh Bappenas ini bertujuan untuk menyebarkan pemahaman (awareness) terhadap TPB/SDGs, pentingnya keterbukaan (disclosure) dan tolak ukur (benchmarking) terhadap progres pencapaian TPB/SDGs di level nasional hingga sub-nasional, khususnya pemerintah kota.

 

APEKSI dan PT Surveyor Indonesia menyelenggarakan Launching Program I-SIM for Cities pada Rabu, 24 Agustus 2022 pukul 08.30-11.00 WIB.

 

Rekaman Launching I-SIM for Cities dapat diakses melalui Youtube APEKSI Official.

 


Pemerintah Kota adalah pemain kunci dalam pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang berakhir pada tahun 2030. Selain peta jalan dan Rencana Aksi Nasional TPB/SDGs yang tertera dalam Perpres No.59 Tahun 2017, Pemerintahan kota merasa memerlukan wadah untuk bertolak ukur dan apresiasi atas ketercapaian SDGs yang lebih dari akuntabilitas.

 

PT Surveyor Indonesia sebagai agent of development pemerintah berkolaborasi bersama APEKSI (Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia) mengembangkan program I-SIM for Cities, dimana pemerintahan kota dapat mengungkapkan data dan mendapatkan hasil pemeringkatan agar dapat mengakselerasi performa capaian tersebut.

 

Dengan semangat inklusivitas atau no one left behind, I-SIM for Cities menciptakan keterlibatan penta helix multi-stakeholders, seperti pemerintahan, akademisi, komunitas, bisnis dan media.

 

Lebih dari itu, program ini pun mendorong pengembangan kapabilitas pemerintah kota terhadap standar kota yang berkelanjutan secara internasional. Program I-SIM for Cities dapat menjadi daya tarik pihak swasta maupun global untuk berinvestasi pada program unggulan kota dengan menerapkan shared value antara ESG dan SDGs.

Skema pemeringkatan dan penganugerahan sebagai solusi transformatif untuk mengakselerasi ketercapaian SDGs Kota dan mendorong pengembangan kapabilitas pemerintahan kota terhadap standar kota berkelanjutan internasional.

Keuntungan
  1. Akuntabilitas SDGs – SDGs Accountability
  2. Pengungkapan data – Data Disclosure
  3. Posisi & Tolak Ukur – Positioning & Benchmarking
  4. Verifikasi Data – Data Verification
  5. Rekognisi & Apresiasi – Recognition & Appreciation
  6. Bernilai Daya Tarik ESG – ESG Attractiveness Value
  7. Reputasi Keberlanjutan – Sustainability Reputation
Keterhubungan SDGs dan ESG

Keterhubungan nilai SDGs dan ESG menjadi daya tarik pihak swasta maupun global untuk berinvestasi pada program unggulan kota.

Mitra
  1. Kementerian Dalam Negeri
  2. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembagunan Nasional
  3. Global Reporting Initiative
Metodologi

Harmonisasi Index menciptakan kinerja pemeringkatan yang inovatif dan tolak ukur yang kompetitif.

SDGs Awards

Hasil penilaian I-SIM for Cities ini akan menjadi bagian terintegrasi dalam Indonesia’s SDGs Action Awards (SDGs Awards) kategori Pemerintah Daerah (khususnya kota), yang akan disampaikan pada acara SDGs Annual Conference di awal Desember 2022 oleh Kementerian PPN/Bappenas untuk meningkatkan integrasi dan kolaborasi multi pihak dalam TPB/SDGs Indonesia.

Dokumen

Proposal Brosur I-SIM for Cities beserta dokumen lainnya dapat diakses di Library

Website I-SIM for Cities
Klik pada gambar untuk akses I-SIM for Cities | https://sustainability.ptsi.co.id