Localise SDGs

Leadership Ownership and Capabilities for Agenda 2030 Local Implementation and Stakeholder Empowerment

Pemerintah Daerah adalah pemain kunci dalam pencapaian Agenda 2030 atau disebut juga Sustainable Development Goals (SDGs) / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pelibatan Pemerintahan Daerah dalam pelaksanaan TPB adalah aktivitas advokasi yang sedang dilakukan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan United Cities and Local Government Asia Pasific (UCLG ASPAC) dengan penekanan pada pentingnya melokalkan TPB sebagai proses dari pemberdayaan Pemerintah Daerah.

 

Kerjasama APEKSI dan UCLG ASPAC dengan dukungan pendanaan Uni Eropa, menjalankan perannnya sebagai bagian SDGs Global Task Force melalui pembentukan program melokalkan SDGs di Indonesia. Program LOCALISE – Leadership, Ownership, Capacity for Agenda 2030 Local Implementation and Stakeholders Empowerment menjadikan Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2018 tentang pelaksanaan TPB sebagai payung hukum di tataran nasional.
 


 

Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan (the 2030 Agenda for Sustainable Development atau SDGs) adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan-perubahan yang bergeser ke arah pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup. SDGs/TPB diberlakukan dengan prinsip-prinsip universal, integrasi dan inklusif untuk meyakinkan bahwa tidak akan ada seorang pun yang terlewatkan atau “No-one Left Behind”. SDGs terdiri dari 17 Tujuan dan 169 target dalam rangka melanjutkan upaya dan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) yang berakhir akhir pada tahun 2015 lalu.

 

Tautan situs/website resmi LOCALISE SDGs di www.localisesdgs-indonesia.org dan Youtube Channel.

Tentang UCLG ASPAC

UCLG merupakan asosiasi kota dan pemda tingkat dunia yang didirikan pada tanggal 1 Januari 2004, berkantor di Barcelona, Spanyol. UCLG adalah satu-satunya organisasi pemerintah daerah yang diakui oleh PBB. UCLG merupakan gabungan atas IULA, UTO (United Towns Organisation/Serikat Organisasi Perkotaan), serta METROPOLIS (World Association of the Major Metropolises atau Asosiasi Dunia Ibukota). UCLG mempunyai jaringan lebih dari 250,000 kota dan daerah.

 

UCLG ASPAC merupakan divisi regional dari UCLG untuk kawasan Asia Pasifik. Bermarkas di Jakarta, UCLG ASPAC menjadi bagian wilayah UCLG terbesar dengan jaringan melebihi 7000 pemerintahan daerah, mewakili sekitar 4,5 miliar penduduk – lebih dari separuh populasi dunia – dan menyatukan negara-negara dengan perkembangan yang sangat pesat, seperti Cina, India, dan Indonesia.

www.uclg-aspac.org

Tentang APEKSI

APEKSI adalah asosiasi yang beranggotakan 98 pemerintah kota yang bertujuan membantu anggotanya dalam melaksanakan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi pembentukan kerjasama antar pemerintah daerah. Sejalan dengan semangat desentralisasi dan demokrasi, APEKSI telah membantu anggotanya untuk mencapai kesejahteraan sosial yang lebih baik melalui demokrasi, partisipasi masyarakat, keadilan dan akses yang sama untuk keragaman dan potensi setempat.

www.apeksi.id

Tentang UNI EROPA

Uni Eropa (atau EU) adalah organisasi antar pemerintahan yang beranggotakan negara-negara Eropa. Sejak 1 Juli 2013 telah memiliki 28 negara anggota. Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa (yang lebih dikenal dengan Perjanjian Maastricht) pada 1992. Namun, banyak aspek dari EU timbul sebelum tanggal tersebut melalui organisasi sebelumnya, kembali ke tahun 1950- an. Jakarta adalah kantor Duta Besar EU untuk wilayah Indonesia dan Brunei Darussalam dengan misi utamanya adalah mempromosikan kepentingan EU dan mempererat kerjasama antara EU dan Indonesia, serta EU dan Brunei.

www.eeas.europa.eu/taxonomy/term/168_id