
Kegiatan Rembug Fiskal Kota Kita pada 6 November 2025, tak hanya berbagi di ruang diskusi, peserta juga diajak menyelami praktik nyata lewat kunjungan dan observasi ke beberapa lokasi strategis di Kota Malang. Mulai dari Command Center Bapenda yang menjadi pusat kendali digital layanan pajak daerah, area Gajayana dan Galeri Mbois sebagai contoh pengelolaan aset kota, hingga Malang Creative Center (MCC) yang menjadi ekosistem kolaboratif bagi pelaku ekonomi kreatif. Kunjungan ini memperlihatkan bagaimana kolaborasi antar sektor dapat menghadirkan inovasi fi skal yang berkelanjutan sekaligus memperkenalkan Malang sebagai satu dari 58 kota yang masuk dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2025 dan menjadi kota pertama di Jawa Timur yang meraih pengakuan dunia di bidang media arts.
Melalui Rembug Fiskal “PAD Kota Kita”, APEKSI mengajak pemerintah kota untuk tidak hanya mengejar target pendapatan, tetapi juga membangun kapasitas dan kreativitas dalam mengelola sumber daya daerah. “Rembug ini bukan sekadar forum, tapi wadah untuk menegaskan bahwa di balik setiap angka PAD, ada cerita perjuangan kota untuk mandiri, adaptif, dan berdaya.”
Dengan semangat kolaborasi, APEKSI terus memperkuat peran kota sebagai motor pembangunan nasional. Melalui pembelajaran bersama, inovasi fiskal, dan jejaring antarkota, Rembug Fiskal di Malang menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing dari level kota.
Simak lengkapnya melalui [Microsite]
