BEST PRACTICE
Thursday August 17, 2017
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Perjalanan otonomi daerah di Indonesia terus mengalami kemajuan, dinamika dan hasil yang banyak membahagiakan. Tantangan dan kekurangan tentu masih banyak terjadi dalam pelaksanaannya, namun ruang yang dibangun dalam komunikasi seluruh pihak yang terlibat semakin baik dan luas. Sehingga proses yang terbangun lebih baik dan menciptakan pembaruan yang cukup signifikan bagi kemajuan proses pemerintahan.

Demikianlah juga dengan peran yang dilakukan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dalam upaya menjembatani kepentingan pemerintah kota dengan pemerintah pusat agar peran mereka bagi masyarakat kota lebih optimal. Ruang kondusif yang dibuka memberi peluang APEKSI untuk berperan lebih strategis dalam mengawal pemerintah kota agar lebih semangat dan kreatif dalam melakukan pelayanan bagi masyarakatnya. Pemerintah kota semkain banyak yang telah membuat langkah maju dengan melakukan pelayanan lebih optimal bagi masyarakatnya dengan tetap berusaha mengikuti koridor yang telah diatur.

APEKSI menyadari peran strategisnya untuk mencoba membangun semangat dan kretivitas pemerintah kota dengan menampilkan berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah kota lain yang berprestasi. Hal ini menjadi media pembangun wacana bahwa pemerintah daerah khususnya pemerintah kota telah melakukan upaya-upaya serius untuk pembangunan masyarakat di daerahnya. Mereka melakukan ini karena menyadari betul fungsi pelayanan mereka sebagai abdi masyarakat di daerahnya. Dan hasil yang diperoleh bukan semata peran mereka secara tunggal, namun sekali lagi karena kehandalan mereka dalam menghimpun berbagai sumber daya yang ada di daerahnya.

APEKSI yang lahir pada masa desentralisasi sangat jelas bersikap bahwa otonomi dan pemberdayaan daerah adalah langkah tepat untuk memajukan bangsa. Otonomi telah memajukan praktik-praktik inovatif yang dilakukan oleh pemerintah daerah (pemda) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warganya. Praktik inovatif ini biasa disebut sebagai Best Practice. Berhasil atau tidak otonomi daerah bisa diukur dari banyaknya best practice yang berhubungan perwujudan prinsip-prinsip good governance.

Dokumentasi Best Practice:
Best Practice documentations:
bp 01       
 
Tersedia di website APEKSI:
Available on APEKSI website:
   bp 11
 
Short brief:
APEKSI was born during the very obvious being that the decentralization and empowerment of local autonomy is the right step to develop the nation. Autonomy has been promoting innovative practices carried out by local governments (LGs) in providing the best service to its citizens. This innovative practice commonly referred to as a Best Practice. Successful or not regional autonomy can be measured from the number of best practices related to the embodiment of the principles of good governance. 

Best Practice

Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

INFO APEKSI NEWSLETTER

black shapes

Mitra | Partners

white separatorwhite separatorwhite separatorwhite separatoricleiwhite separatorwhite separator

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Komplek Rasuna Epicentrum
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan
Setiabudi, Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: info@apeksi.id | info@apeksi.or.id

 

© 2000-2017 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia

 

We have 57 guests visit APEKSI.ID