
RUMPI (Rubrik Magang APEKSI) adalah suatu program inovatif yang diciptakan oleh anak magang sebagai wadah untuk menambah pengalaman melalui berbagai aspek yang tim Intern APEKSI miliki. Alasan utama program ini dibuat, yaitu sebagai implementasi yang memberikan sumbangsih dan kontribusi nyata bagi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), para stakeholder, dan masyarakat luas dengan ikut serta dalam kegiatan program komponen yang ada di Direktorat APEKSI.
Tujuan dari program ini adalah dapat menjadi wadah interaksi dan kreatifitas APEKSI Muda dalam membumikan pentingnya tata kelola dan aspirasi pemerintah kota bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) serta lapisan masyarakat serta sebagai wadah portofolio dan rekam jejak para tim internship APEKSI.
Artikel Internship
23 Oktober 2026
Bagi tim magang APEKSI, penugasan kantor untuk menghadiri The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta menjadi ruang belajar strategis yang berharga. Konferensi berskala internasional ini … SelengkapnyaMenyelami Gelombang Kreatif Global di WCCE 2026: Dari Jakarta untuk Kota-Kota Berkelanjutan...
23 Oktober 2026
Kebudayaan merupakan bagian penting dari identitas sebuah kota. Warisan budaya, kawasan bersejarah, tradisi lokal, kuliner khas, hingga kesenian tidak hanya mencerminkan sejarah masyarakat, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung … SelengkapnyaKebudayaan Kota Bukan Sekadar Identitas: Menguatkan Peran Daerah melalui Advokasi dan Kolaborasi...
23 Oktober 2026
View this post on Instagram A post shared by APEKSI Muda | Kolaborasi Orang Muda Kota (@apeksimuda)...
22 Oktober 2026
“Kalau kalian punya ide, jangan sampai berhenti pada ide, tapi dipraktikkan. Gagal tidak apa-apa, yang penting kalian mencoba.” Kalimat ini disampaikan oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, … SelengkapnyaMenjaga Keberagaman Kota, Menggerakkan Anak Muda: APEKSI Muda melalui Cerita Kota Cerita Kita hadir di Kota Singkawang...
20 Oktober 2026
Kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu yang perlu disimpan, melainkan bagian dari identitas yang membentuk karakter sebuah kota. Ia hidup dalam bangunan bersejarah, tradisi, bahasa, seni, pengetahuan lokal, hingga … SelengkapnyaMenjaga Warisan, Menghidupkan Kota Melalui Payung Hukum: Refleksi dari Rembuk Kebudayaan Singkawang...
30 September 2026
Perubahan iklim semakin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan perkotaan. Dampaknya sangat luas, tidak hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas birokrasi pelayanan dasar, … SelengkapnyaMemperkuat Peran Kota dalam Agenda Iklim: Refleksi APEKSI dari Urban Climate Forum 2026...
29 September 2026
Pada 27 September 2026, Apeksi Muda hadir di Kota Bogor melalui Cerita Kota Cerita Kita (CKCK), hasil kolaborasi bersama Pemerintah Kota Bogor, sebagai ruang bagi anak muda untuk berdiskusi … SelengkapnyaAPEKSI Muda Hadirkan Cerita Kota Cerita Kita di Kota Bogor...
29 September 2026
Pembahasan revisi Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai bagaimana sistem pendidikan nasional dirancang, tetapi juga bagaimana kebijakan tersebut dapat dilaksanakan di daerah. Hal ini … SelengkapnyaRUU Sisdiknas dan Realitas Daerah: Ketika Kewenangan Harus Berjalan Bersama Sumber Daya...
9 Juli 2026
MEDAN – Rangkaian Youth City Changers (YCC) 2026 resmi mencapai puncaknya pada Selasa (30/6/2026). Diikuti oleh ratusan delegasi muda dari 98 kota se-Indonesia, hari ketiga ini menjadi momentum krusial … SelengkapnyaYCC 2026 Tutup Rangkaian Lewat Penghargaan dan Rumusan Kota Tangguh...
7 Juni 2026
Jakarta – APEKSI melalui APEKSI Muda hadir menyapa generasi muda dalam gelaran Jakarta Future Festival (JFF) pada 6 Juni 2026, melalui sesi interaktif CERITA KOTA CERITA KITA. Berbekal kartu … SelengkapnyaCerita Kota Cerita Kita di JFF 2026...