KOTA INKLUSIF | INCLUSIVE CITY
Saturday September 26, 2020

menuju kota inklusif

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas maka salah satu tugas dan fungsi pemerintah daerah adalah memfasilitasi para penyadang disabilitas dengan fasilitas yang memadai dan mengembangkan daerahnya menjadi kota yang inklusif.

Dalam upaya melaksanakan amanah tersebut sejumlah pemerintah kota telah mengembangkan sejumlah program dalam upaya menjadikan daerahnya menjadi kota inklusif.

Dalam upaya tersebut UNESCO Jakarta telah memberikan dukungan kepada sejumlah pemerintah kota tersebut. Jaringan kota-kota yang cukup aktif dalam mengembangkan kota inklusif ini, merasakan perlu adanya forum yang lebih solid untuk mendiskusikan berbagai kebijakan, pengetahuan dan pengalaman dalam membangun kota inklusif. Untuk itu sejak bulan September 2016 APEKSI mulai menjalin komunikasi dengan UNESCO Jakarta untuk upaya pengembangan Jaringan Kota Inklusif.

Maka pada tanggal 30 Maret 2017, APEKSI bekerja sama dengan UNESCO Jakarta melaksanakan pertemuan pertama untuk mendiskusikan upaya pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Menuju Kota Inklusif di Jakarta. Pertemuan yang dihadiri perwakilan dari 7 pemerintah kota yang kemudian disepakati menjadi cikal anggota Pokja Menuju Kota Inklusif, menyepakati beberapa hal termasuk aturan Pokja dan piagam Kota Inklusif.

Saat ini pemerintah kota yang tergabung dalam Pokja Kota Inklusif:

  1. Ambon
  2. Banda Aceh
  3. Banjarmasin
  4. Denpasar
  5. Metro
  6. Mojokerto
  7. Padang
  8. Yogyakarta

Susunan Pengurus Kelompok Kerja Menuju Kota Inklusif APEKSI merupakan hasil Pertemuan Kedua tanggal 30 Agustus 2017:

  • Ketua: Heroe Poerwadi (Wakil Walikota Yogyakarta)
  • Wakil Ketua: Jose Rizal (Kota Padang)
  • Sekretaris: Ria Andari (Kota Metro)
  • Bendahara: Edy Muhammad (Kepala Bappeda Kota Yogyakarta)

In accordance with Law No. 8 of 2016 concerning Persons with Disabilities, one of the duties and functions of local government is to facilitate the incidents of disability with adequate facilities and develop the area into an inclusive city.

In an effort to implement the mandate a number of municipal governments have developed a number of programs in an effort to make the region an inclusive city.

In this effort UNESCO Jakarta has provided support to a number of city governments. The networks of cities that are quite active in developing this inclusive city feel the need for a more solid forum to discuss policies, knowledge and experience in building an inclusive city. For that since September 2016 APEKSI began to establish communication with UNESCO Jakarta for the efforts of development of Inclusive City Network.

So on March 30, 2017, APEKSI in collaboration with UNESCO Jakarta held its first meeting to discuss efforts to form Working Group Towards Inclusive City in Jakarta. The meeting, which was attended by representatives from 7 municipal governments who then agreed to be the forerunner of the Working Group Towards an Inclusive City, agreed on several matters including working group rules and the Inclusive City Charter.

And now, municipalities incorporated in Inclusive City Working Group, the one of result the second meeting at August, 30 2017:

  1. Ambon
  2. Banda Aceh
  3. Banjarmasin
  4. Denpasar
  5. Metro
  6. Mojokerto
  7. Padang
  8. Yogyakarta

Organizational Structure of the Working Group Inclusive City APEKSI:

  • Chairman: Heroe Poerwadi (Vise Mayor of Yogyakarta)
  • Vice Chairman: Jose Rizal (Padang City)
  • Secretary: Ria Andari (Metro City)
  • Treasurer: Edy Muhammad (Head of Bappeda Kota Yogyakarta)

APEKSI DIGITAL LIBRARY


apeksiwebinar





BUKU DELAPAN LANGKAH TRANSFER INOVASI PELAYANAN PUBLIK

Buku Delapan Langkah Transfer Inovasi Pelayanan Publik dapat diunduh/download di Library.

black shapes

Mitra | Partners

yipdkppodbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasiaqluenodefluxkatadata

black shapes

75ri apeksi putihmerah

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi

Profil dalam Bahasa Indonesia | Profile in English 

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


Kantor tutup sesuai penerapan PSBB DKI Jakarta, kami dapat dihubungi di email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | The office is closed due to the implementation of Jakarta Province's large-scale social restrictions, we can be contacted via email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
75ri personil
 

  
 
apeksipeta

Flag Counter




Proposal

Indonesia City Expo XVIII tanggal 30 Juni - 3 Juli 2020 di Lapangan BBF Bintaro, Tangerang Selatan  Launching Indonesia City Expo XVIII tanggal 19 Februari 2020 di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan

Dokumen ICE 2020 berupa proposal dapat diunduh/download di Library. Dokumen untuk Proposal Pemerintah Kota dan dokumen untuk Proposal Mitra, Swasta dan Bisnis.

INDONESIA GENUINE FESTIVAL (IGEF) akan dilaksanakan pada 31 Juli - 2 Agustus 2020 di Liverpool, Inggris. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui link IGEF.

 

© 2000-2020 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities