Pengelolaan Persampahan
Monday March 08, 2021

Pengumpulan sampah dari Rumah Tangga (RT) sampai ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Indonesia hanya 39 % (sampai di TPA), dan tingkat prosentase kegiatan 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle) di Indonesia tidak sampai 15 %. Hal ini telah menjadi perhatian semua bahwa Pemerintah Kabupaten / Kota di Indonesia kewalahan dalam penyelenggaraan pelayanan publik di bidang persampahan. Perlu upaya nyata untuk hal ini, peraturan kelembagaan serta bantuan keuangan langsung yang mendukung untuk kelembagaan tersebut, serta dibantunya lembaga community based of waste management yang sudah banyak di Indonesia menjadi salah duanya.

Kebutuhan pelayanan publik untuk persampahan menurut Undang-Undang / UU yang berlaku (UU Pemerintahan Daerah, UU Desa dan UU Persampahan, serta turunan Peraturan Pemerintahan (PP) nya) mensyaratkan dua (2) pengelolaannya (secara legalitas dan prakteknya), yaitu: pada level Kabupaten dan Kota (saya sebut dengan Institutionalized Based of Waste Management/IBWM) serta pada Desa (Kelurahan - hanya secara prakteknya), saya sebut dengan Community Based of Waste Management/CBWM.

Dokumen lengkap dapat diunduh/download di APEKSI Digital Library.


Novel Abdul Gofur
Waste Management Policy Expert, SYSTEMIQ

Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik di kabupaten dan kota, yang dalam hal ini pelayanan persampahan, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), yang didukung oleh SYSTEMIQ, melakukan kajian awal (preliminary) perihal Kebijakan Pengelolaan Sampah: Mengatasi Hambatan-hambatan Struktural Dalam Sistem Pengelolaan Sampah.

Kajian awal ini (DRAFT) akan menjadi Policy Paper tentang Kebijakan Pengelolaan Persampahan dari APKASI dan APEKSI sebagai bagian dari kerjasama SYSTEMIQ dengan APKASI dan APEKSI, guna menjadi masukan untuk pemerintah dalam tata Kelola pengelolaan persampahan kabupaten dan kota.

Guna mewujudkan Policy Paper yang memuat masukan dari berbagai pemangku kepentingan, kami sangat merasa perlu dilakukan pertemuan mandiri dengan kementerian terkait dan non kementerian, penyelenggaraan focus group discussions (FGDs) yang mengundang kementerian terkait dan non-kementerian, telaah kajian dari expert / pakar di bidang tertentu, sosialisasi, serta tahap terakhir penyerahan policy paper kepada pemerintah.

  1. Adapun expert / pakar yang dapat (dan akan) memperkaya materi di policy paper ini al:
  2. Pakar dan Praktisi (Pemerintah dan Non-Pemerintah) di bidang pengelolaan persampahan;
  3. Pakar dan Praktisi (Pemerintah dan Non-Pemerintah) di bidang pemerintahan daerah;
  4. Pakar dan Praktisi (Pemerintah dan Non-Pemerintah) di bidang pembiayaan antara keuangan daerah dan keuangan pusat (desentralisasi fiskal);
  5. Pakar dan Praktisi (Pemerintah dan Non-Pemerintah) di bidang kelembagaan pengelolaan persampahan; serta
  6. Usulan dari kementerian terkait, juga dari APKASI dan APEKSI.

Melalui niat baik, serta proses pembuatan Policy Paper tentang Kebijakan Pengelolaan Persampahan dari APKASI dan APEKSI yang melibatkan para pemangku kepentingan, maka kami sangat berharap Policy Paper ini dapat membantu memecahkan beberapa permasalahan struktural pelayanan persampahan di kabupaten dan kota.

Terima kasih

APKASI – APEKSI – SYSTEMIQ

Dokumen lengkap dapat diunduh/download di APEKSI Digital Library.


Novel Abdul Gofur
Waste Management Policy Expert, SYSTEMIQ

sosialisasi ppk blud yt

Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait perluasan cakupan layanan pengelolaan, pengurangan dan penanganan sampah, sebagaimana tercantum dalam Kebijakan dan Strategi Nasional (JAKSTRANAS) dan Kebijakan Strategi Daerah (JAKSTRADA) dalam pengelolaan sampah,

APEKSI bekerjasama dengan PT SYSTEMIQ Lestari Indonesia menyelenggarakan Sosialisasi Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Persampahan secara daring, yang akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal : Jumat, 4 Desember 2020
  • Waktu : 08.00 - 11.30 WIB
  • Platform : Zoom Cloud Meeting
  • Materi: APEKSI Digital Library

Rekaman kegitan ini ditayangkan melalui Youtube APEKSI LIVE

 

JAKARTA. APEKSI menyelenggakan seminar dengan tema “Kebijakan Strategis Daerah Dalam Mewujudkan Kota Bersih dari Sampah Plastik”, di Jakarta Intertational Expo - Kemayoran Jakarta sebagai rangkaian 2019 EXPO CLEAN & LAUNDRY dari PT Media Artha Sentosa.

Kegiatan diawali dengan Laporan dari Direktur Eksekutif dan sambutan serta pembukaan oleh Wakil Walikota Cirebon.

Tujuan kegiatan:

  • Memperoleh penjelasan strategi kebijakan nasional tentang pengelolaan sampah plastik;
  • Menentukan strategi yang tepat untuk diterapkan dalam mengatasi masalah penggunaan kantong plastik;
  • Menentukan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menjalankan strategi sampah plastik;
  • Menganalisis strategi Pemerintah dalam mengatasi permasalah sampah plastik.

JAKARTA. Apeksi menyelenggarakan Seminar dengan tema "Mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020" tanggal 23 Maret 2017 di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta yang merupakan kerjasama dengan PT Media Artha Sentosa bersamaan dengan penyelenggaraan Clean and Laundry Expo 2017 tanggal 23-25 Maret 2017.

seminar sampah 01

Kegiatan dibuka Sarimun Hadisaputra, Direktur Eksekutif dan dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori Sukarno, Manajer Kerjasama Antar Daerah dengan narasumber:

  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  • Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah
  • Indonesia Solid Waste Association
  • Kota Malang

seminar sampah 02

Dokumen terkait kegiatan ini dapat diunduh/download di APEKSI DIGITAL Library.

Tiap tahunnya, kota-kota di dunia menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 milir ton. Fakta tentang sampah nasional pun sudah cukup meresahkan, yaitu bahwa Indonesia adalah peringkat kedua di dunia penghasil sampah plastik ke Laut setelah Tiongkok. Selain itu sampah plastik hasil dari 100 toko/gerai anggota APRINDO selama 1 tahun akan menghasilkan 10,95 juta lembar sampah kantong plastik yang berarti sama dengan luasan 65,7 Ha kantong plastik atau sekitar 60 kali luas lapangan sepakbola.

Padahal sampah bisa menimbulkan bencana, seperti yang terjadi dalam tragedi longsornya sampah di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 silam. Tragedi ini memicu dicanangkannya Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati tepat di tanggal insiden itu terjadi.

Puncak peringatan HPSN 2016 akan dilaksanakan 21 Februari 2016 pada car free day di Bundaran Hotel Indonesia. Presiden Joko Widodo dijadwalkan turut hadir pada acara tersebut. Presiden Joko Widodo akan melakukan teleconference dan dialog dengan empat kota yaitu Walikota Bandung, Walikota Surabaya, Walikota Makassar, dan Walikota Balikpapan. Hal ini menandai gerakan gotong royong atau kerja bakti bersih-bersih serentak di seluruh Indonesia. Hingga tanggal 11 Februari 2016, telah terdaftar sebanyak 468 komunitas dari seluruh Indonesia yang akan ikut terlibat dalam aksi ini.

Pada acara tersebut dilakukan deklarasi Indonesia Bergerak untuk Bebas Sampah 2020. “Oleh karena itu, Indonesia Bebas Sampah ini tidak hanya dilakukan pada satu hari tanggal 21 Februari saja. Namun kita buat berbagai agenda sepanjang tahun untuk dapat mencapai tujuan Indonesia Bebas Sampah 2020,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dalam dialog dengan Relawan Dua Jari di Ruang Rapat Utama, Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (11/2/2016).

Momentum HPSN 2016 ini juga menjadi ajang sosialisasi ujicoba penerapan kantong plastik berbayar. Ujicoba ini rencananya akan dilakukan di 22 kota di Indonesia dan Provinsi DKI Jakarta.
Hal ini penting untuk mendorong perilaku masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan kantong plastik serta prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah.

Penanggung Jawab Berita:
- Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK, Novrizal, HP.0818432387

munasvi2021 colorful

Kota Padang Tuan Rumah Rakernas 2022

black shapes

Mitra | Partners

kppodbnnbpomposindonesiagizicleiicmaueuclg-ascpagcomiucunescounisdrworldbankicldu pertaminaiktiiantheusinmarkcommcitiasiaqlueindosatooredoonodefluxtafpusad paramadinaliputan6katadataiap2idcartenz groupcaasystemiqkinaryahukumonlinedotcomjustika

black shapes

apeksi with members small

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan Area
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


Kantor buka 2 hari dalam seminggu dalam rangka penerapan PSBB DKI Jakarta dan kami dapat dihubungi di email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | The office open 2 day a week due the implementation of Jakarta Province's large-scale social restrictions and we can be contacted by email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
75ri personil
 

 
apeksipeta

Flag Counter




PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi

Profil dalam Bahasa Indonesia | Profile in English 

Proposal

igef2021

INDONESIA GENUINE FESTIVAL (IGEF) akan dilaksanakan pada 3 - 5 September 2021 di Kota Manchester, Inggris. 

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui IGEF 2021 atau klik pada poster. 

 

© 2000-2021 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities