BERANDA|HOME
Friday December 04, 2020
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

INFO APEKSI

 

JAKARTA. Hari ini APEKSI berkolaborasi dengan UNESCO, ILO dan WHO menyelenggarakan Seminar Tingkat Tinggi untuk Kota-Kota Inklusif di Hotel Le Meridien Jakarta.

Kegiatan diawali dengan sambutan: Airin Rachmi Diany - Ketua Dewan Pengurus, Anita Nirody - Koordinator PBB untuk Indonesia, Bambang Brodjonegoro - Menteri PPN/Ketua Bappenas sekaligus membuka seminar tingkat tinggi ini.

Dilanjutkan dengan Penandatanganan Piagam Jaringan Walikota Indonesia Menuju Kota Inklusif yang terdiri dari Kota Padang, Kota Banjarmasi, Kota Mojokerto, Kota Ambon, Kota Bengkulu, Kota Surakarta, Kota Kupang, Kota Jambi, Kota Jakarta Pusat, Kota Banda Aceh, Kota Jogjakarta, Kota Denpasar dan Kota Tangerang Selatan.

seminar tingkat tinggi kota inklusif

APEKSI bekerjasama dengan ICMA (Internasional City/County Management Association) menyelenggarakan kembali Program Professional Fellows Bidang Lingkungan Bekelanjutan (Environment Sustainability Professional Fellows) di Amerika Serikat. 

Peserta: Usia 25-35 tahun dan mengisi aplikasi online. Selanjutnya seleksi sampai tahap interview dilakukan oleh APEKSI dan ICMA, hasilnya 4 (empat) orang akan dipilih.

Biaya selama proses seleksi ditanggung oleh masing-masing Pemerintah Kota, proses perjalanan dan biaya hidup menjalani Program Fellows selama 5 1/2 minggu ditanggung oleh ICMA.

Dateline pengisian aplikasi tanggal 6 November 2017 dan aplikasi program dapat langsung diisi melalui link https://goo.gl/bEHorv.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdri. Heffy Octaviani di nomor +62 818-798-037.

fellows 2014 2017 1

fellows 2014 2017 2

fellows 2014 2017 3

 

 

Program yang dibangun oleh International City/County Management Association (ICMA) ini mulai dikerjasamakan dengan APEKSI sejak tahun 2011, kemudian pada tahun 2015 memiliki sedikit perubahan tema yaitu program Young South East Asia Leadership Initiative (YSEALI), dimana ditujukan bagi peserta muda dari Asia Tenggara dalam upaya meningkatkan kapasitas dan pengalaman para pemimpin muda.Peserta program ini terbuka untuk seluruh kalangan namun dengan batas usia 25-35 tahun.

Seperti Prpfessional Fellows Exchange Program tahun-tahun sebelumnya yang selalu dilaksanakan 2 gelombang dalam satu tahun, maka pada tahun 2016 gelombang kedua dilaksanakan pada awal bulan Oktober – pertengahan bulan November 2016 dan pada gelombang pertama untuk tahun 2017 pada akhir bulan April – awal Juni 2017.

Dan masih seperti tahun-tahun sebelumnya, kembali mengirimkan sejumlah peserta fellowship yang terbagi menjadi 2 jenis yaitu Legislative Governance Fellows dan Environment Sustainable Fellows dalam Professional Fellows Exchange Program.

Berikut nama-bama yang terpilih sebagai:

Legislative Governance Fellows untuk Fall Cohort 2017:
1. AviniaI Ismiyati
2. Idfi Septiani
3. Nofriana Djami
4. Dimas Harjoko
5. Samuel Tabuni

Alternates:
1. Putra Budiman
2. Satriawan Suwito

Environment Sustainable Fellows Fall Cohort 2017:
1. Pradnya Rahmani
2. Niken Prawestiti

Alternate:
1. Achmad Solichin

ggg
Kota Malang merupakan salah satu kota yang masuk dalam 15 besar Guangzhou International Award (GIA) for Urban Innovation 2016 dengan inovasi “Water Banking Movement: Transforming Glintung Go Green from Flood Risk Area”.
Inovasi Glintung Go Green (3G) dimulai dengan kegiatan sederhana, yaitu penghijauan lingkungan yang diluncurkan pada bulan Februari 2012 di RW 23, Kel. Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang. Gerakan ini sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Malang dalam melakukan gerakan penghijauan Malang Ijo Royo-royo. Dalam pelaksanaannya disepakati setiap rumah wajib memberi satu tanaman hijau atau pipa saluran air sebagai syarat untuk memperoleh layanan administrasi kependudukan. Bagi mereka yang tidak mampu membeli tanaman, maka pihak RW menyediakan tanaman dan yang bersangkutan berkewajiban merawatnya.

Pendaftaran Program Professional Fellows sebelum 1 Desember 2016 melalui link ICMA Professional Fellows.

PADANG - 28-29 September 2016. Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota Indonesia untuk Kota Inklusif telah dilaksanakan pada tahun 2013‐2014 di lima kota di Indonesia, yaitu Yogyakarta, Banda Aceh, Banjarmasin, Denpasar, dan Ambon. Pertemuan ini merupakan bagian dari kontribusi pemerintah kota di Indonesia dalam mengimplementasikan Konvensi Perserikatan Bangsa‐Bangsa mengenai Hak‐Hak Penyandang Disabilitas (United Nations Convention on the Rights of Persons with Disabilitas/UNCRPD) yang telah diratifikasi Pemerintah Indonesia pada tahun 2011. UNESCO dan ILO, melalui keterlibatannya di dalam Kemitraan PBB untuk Mempromosikan Hak‐Hak Penyandang Disabilitas (the United Nations Partnership to Promote the Rights of Persons with Disabilities/UNPRPD), telah mendukung pelaksanaan pertemuan‐pertemuan tersebut.

disabilitas 01

Pertemuan Tingkat Tinggi Walikota untuk Kota Inklusif diadakan kembali di Kota Padang, Sumatera Barat pada tanggal 28–29 September 2016. Pertemuan ini bertujuan untuk menguatkan kembali dan memperluas kemitraan antar pemerintah kota di Indonesia dalam melaksanakan UU Disabilitas dan juga Konvensi UNCRPD di tingkat kota serta mendiskusikan dampak dari 2 Undang‐Undang Nomor 8 Tahun 2016 kepada pemerintah kota.

Kewajiban utama pemerintah kota berdasarkan UU No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas adalah keadilan dan perlindungan hukum, pendidikan, pekerjaan, kewirausahaan dan koperasi, kesehatan, politik, keagamaan, perlindungan dari tindakan diskriminatif dan perlakuan salah lainya, kebudayaan dan pariwisata, keolahragaan, habiltasi dan rehabilitasi, akesibilitas dan infrastruktur, pelayanan publik, perlindungan bencana, pendataan, pemberian konsesi, informasi dan komunikasi, partisipasi masyarakat, kewarganegaraan dan perlindungan khusus (perempuan dan anak). Prevelansi disabilitas di Indonesia bersasarkan Survei Sakernas angkatan kerja nasional yang dilakukan oleh LPEM UI sebanyak 12,15%. Penyandang disabilitas di pasar kerja Indonesia berdasarkan statistik tenaga kerja untuk penyandang disabilitas sedang adalah 56.72% dan penyandang disabilitas berat adalah 20.27%, dengan sektor pekerjaan di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan perikanan adalah 46.01%.

Salah satu kota di Indonesia yang telah menerapkan kebijakan ramah disabilitas adalah Kota Banda Aceh. Perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas di Kota Banda Aceh saat ini dengan jumlah penyadang disabilitas Tahun 2016 sebanyak 570 orang. Kota Banda Aceh berkomitmen melalui Qanun No.10 Tahun 2004 Tentang Bangunan dan Gedung dimana pemerintah kota telah mempertegas setiap bangunan harus mempunyai aksesibiltas bagi penyandang cacat. Keputusan Walikota Banda Aceh No.265 Tahun 2016 Tentang Penunjukan Sekolah/Madrasah Penyelenggara Model Inklusi di Kota Banda Aceh. Hal tersebut memperkuat komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus memperhatikan hak-hak penyandang disabilitas. Strategi yang dilakukan adalah persamaan dan non diskriminasi dalam berpendapat artinya melibatkan kelompok disabilitas dalam perencanaan kota dan kesempatan menggunakan haknya dalam PEMILU. Komitmen ini tidak berhenti disini, Pemerintah Kota Banda Aceh juga memberikan bantuan usaha ekonomi produktif kepada penyandang cacat, bantuan biaya hidup kepada 120 tuna netra yaitu 2.5 juta per tahun, bantuan sarana dan prasarana disabilitas dan lainnya yang semuanya bersumber dari APBK.

disabilitas 02

Peran pemerintah kota dalam pemenuhan hak dan perlindungan penyandang disabilitas (P4D) bahwa penyandang disabilitas merupakan salah satu urusan pemerintah konkuren yang wajib yaitu urusan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota. Urusan pemerintah konkuren yang diserahkan kedaerah menjadi dasar pelaksanaan otonomi daerah. Berdasarkan hasil diskusi kelompok pada lokakarya pembangunan kapasitas mengemai ketenagakerjaan inklusif adalah: akomodasi yang layak kepada pekerja disabilitas guna memberi kemudahan dalam menjalankan pekerjaannya. Dilihat kemampuan berdasarkan kondisi dan aspek yang perlu diperhatikan misalnya sisi medis, social dan geografis penyandang disabilitas. Tersedianya berbagai pelatihan-pelatihan, adanya media koordinasi dan komunikasi yang menjembatani antara penyandang disabilitas dengan perusahaan, terdapat kuota 2% untuk kesempatan kerja di perusahaan, adanya profil disabilitas diperusahaan, tidak ada batasan jenjang pendidikan artinya setiap penyandang disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama dalam kesempatan jenjang pendidikan.

Kelayakan akomodasi bagi seorang pekerja dengan disabilitas yaitu dengan adanya standarisasi dan mekanisme asesmen salah satunya adalah dengan memberikan kartu penjcari kerja untuk penyandang disabilitas. Kartu ini dapat digunakan untuk mendata jumlah penyandang disabilitas pencarikerja, sekaligus menjadi sumber data yang dapat dijadikan referensi bagi perusahaan/institusi lain untuk merekrut penyandang disabilitas. Kartu ini juga bisa membantu mengidentifikasi kebutuhan aksesibilitas dari sipencari kerja, sehingga bisa dicocokkan dengan kebutuhan perusahaan. Bagi penyandang disabilitas yang masih belum mendapatkan pekerjaan, edukasi dan promosi perlu difasilitasi agar mereka mendapatkan kerja.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut dengan membuat kesepakatan dengan perusahaan dan pihak-pihak lain, pihak yang terlibat dalam proses tersebut adalah Dinsoskertrans (pelatihan, bantuan, mediasi), DPO (memberikan data base PD yang mencari kerja, menjembatani antara pihak pencari kerja dan penyedia kerja, rekomendasi PD), instansi/lembaga(menyediakan lowongan kerja, menerima pekerja disabilitas dan menyediakan akomodasi).Cara mempromosikan dan mensosialisasikan mekanisme tersebut dengan pertemuan dengan perusahaan, diskusi publik, jumpa pers,kampanye dan talk show. Intervensi melalui kebijakan yang sudah ada (misalnya UU No. 8/2016) diturunkan menjadi PP, Perda, perwako, mendirikan lembaga audit yang menjamin dan mengawasi penyandang disabilitasdalamduniakerja (ombudsman, lembagaham) yang terlibat dalam proses tersebut.

disabilitas 03

Peran-peran para pihak dalam menjalankan kebijakan yang ramah disabilitas adalah sebagai berikut:

  • Pemerintah berperan menjamin, mengawasi, dan membina agar tercipta kesetaraan.
  • DPR/DPRD mengesahkan, mengawasi dan mengevalusi, perusahaan swasta, dunia usaha
  • BUMN mengawasi, membimbing, memotivasi dan merekrut
  • Lembaga hukum, yuridis ombudsman mengevaluasi, memberikan sanksi, dan memastikan bahwa proses terlaksana sesuai dengan hukum yang berlaku
  • LSM, tokoh masyarakat, dan tokoh agama memotivasi, mengawasi, membina, dan mengadvokasi Organisasi Penyandang Disabilitas,  mengawasi,  mempromosikan, dan membangun jejaring
  • Akademisi mengawasi, membina, memberikan masukan dan memotivasi. Praktisi membina dan member masukan.
  • Cara mempromosikan dan mensosialisasikan kegiatan/kebijakan tersebut adalah Pemerintah membuat surat edaran dari pusat sampai desa Media massa, cetak, dan media social Event (pameran, job fair, lomba, dst).

Paparan:

Day 1 - Kemensos - Peran Pemkot Dalam UU No. 8
Day 1 - Risnawati Utami - Praktir Terbaik CRPD dan SDG di Tingkat Kota
Day 3 - Gati Gayatri - Peran Pemerintah Dalam Mengurangi Kesenjangan Digital Penyandang Disabilitas
Day 3 - Dimas Muharam - Teknologi Bikin Tunanetra dapat Kerja dan Berkarya
Day 2 - Presentasi PT Dewhirst Memperkerjakan Pekerja Disabilitas
Day 1 - Walikota Padang - Padang Kota Inklusi
Day 3 - Antoni Tsaputra - Infrastruktur Kota
Day 2 - Sapto Purnomo Kemennaker - Ketenagakerjaan Inklusi
Day 3 - Icun Sulhadi - Disaster Risk Reduction di Tempat Kerja
Day 2 - Carlo Eko - Ketenagakerjaan Inklusif di Sektor Swasta
Day 1 - UNESCO - Network of Mayors for Inclusive Cities
Day 2 - Dinsos Padang - Ketenagakerjaan Inklusi Kota Padang
Day 1 - Banda Aceh - Perlindungan and Pemenuhan hak PD
Day 3 - David Tjahjana - Transportasi Aksesible Kota Jakarta
Day 3 - Rachmita Harahap - Inklusi Disabilitas Pendengaran

JAKARTA. Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika – Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan kegiatan Workshop on Indonesia-India Smart City Cooperation tanggal 28 September 2016 di Ruang Nusantara Lantai 2 Kementerian Luar Negeri Jl. Taman Pejambon Jakarta.
Salah satu agenda kegiatan ini memberi masukan kepada Presiden RI yang direncanakan akan mengunjungi India pada akhir tahun ini.
Acara diawali dengan sambutan pembukaan oleh Desra Percaya – Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika – Kementerian Luar Negeri, Selanjutnya remarks oleh Manish – Wakil Duta Besar India dan Keynote address, Tuty Kusumawati, Kepala Bappeda Prov DKI Jakarta.

workshopID INsmartcity 1
Ketua Dewan Pengurus, Airin rachmi Diany hadir dalam acara ini.
Diskusi Panel
Panel I: Pengembangan Smart City – Perencanaan, Kebijakan dan Kerjasama
a. Rido Matari Ichwan – Staf Ahli Menteri PUPERA
b. Yanto Setiawan – GM Local Government PT Telkom
c. K.V. Pratap – Adviser Ministry of Urban Development India
d. Bipin Gohil – Vice President Shapoorji Pallonji
e. Anil Manocha – Executive Director ION Exchange
f. Pranab Roy – Country Director Tech Mahindra

workshopID INsmartcity 2
Panel II: Pembelajaran – Pengembangan Smart City di Indonesia dan India
a. Chandramauli Shukia – CEO Bhopal Smart City
b. Syarief Fasha – Walikota Jambi
c. Bima Arya – Walikota Bogor
d. Ahmad Syaikhu – Wakil Walikota Bekasi
e. Setiaji – Kepala Smart City Prov DKI Jakarta
f. Chanchal Yadav – Sekretaris Nuw Delhi Municipal Corporation

workshopID INsmartcity 3

Setelah acara makan siang dilanjutkan dengan Networking Session antara delegasi Indonesia dan India.

Dokumen yang terkait dengan kegiatan ini dapat diunduh/download di Library.

tangsel gif banner

Tangerang Selatan Global Innovation Forum 2016 bertema "Innovation for Sustainable Development" merupakan hasil kerjasama Tangerang Selatan, RISTEK DIKTI, UNESCO dan WTA. Dan merupakan event global dimana para leader negara di dunia berkumpul untuk sharing dan saling mengisi.
Tangerang Selatan Global Innovation Forum 2016 diselenggarakan pada tanggal 20-23 September 2016 di Kawasan Puspiptek Serpong.

Tautan: Tangerang Selatan Global Innovation Forum 2016, Buku Panduan.

 

tangsel gif

Tangerang Selatan Global Innovation Forum (TGIF) 2016 akan digelar pada 20-23 September mendatang di kawasan Puspiptek, Setu. Sebagai tuan rumah, Walikota Airin Rachmi Diany berharap event dunia di bidang teknologi itu bisa sukses.

“Kita harus menjadi tuan rumah yang baik dan melayani tamu dengan sebaik-baiknya,” ungkap walikota Airin, di Serpong, (30/8/2016).

Dijelaskan Airin, TGIF 2016 bukan saja moment untuk memperkenalkan Kota Tangsel ke mata dunia internasional, kegiatan itu juga dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan di wilayah Tangsel.

“Ini kesempatan kita untuk memperkenalkan Kota Tangsel ke mata dunia. Saya berharap, kepada SKPD yang mendapat tugas di event ini agar melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsinya,” pinta Airin.

Sementara itu, wakil walikota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan Pemkot Tangsel 80 persen sudah siap untuk pelaksanaan TGIF 2016.

“Rencananya akan di buka oleh Presiden Joko Widodo sambil menunggu Menristekdikti untuk kepastiannya dan akan hadir juga beberapa perwakilan walikota dari beberapa negara Eropa dan Afrika dan yang lainnya,” ulasnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Kota Tangsel Ayi Supardan menyatakan, pihak kepolisian siap melakukan pengamanan secara maksimal, pihaknya akan menyiapkan pasukan Dalmas untuk antisipasi adanya gerakan-gerakan masyarakat yang menolak kegiatan ini dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo, jika tidak ada pemberitahuan maka Polri akan langsung memberikan tindakan tegas.

“Polri akan bekerjasama dan koordinasi dg instansi terkait. Mencari informasi sekecil apapun di lapangan agar acara WTA dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Kepala Puspiptek Sri Setiawati mengatakan ada sekitar 1.000 undangan yang datang dari berbagai negara. Rangkaian kegiatan yang akan digelar pada GIF yaitu Regional Training Workshop on STP, 10th WTA General Assembly, Hi Tech Fair, Mayor City Forum, Internasional seminar, yoty creativity contest, Innovation Competition, Gala Dinner and cultur performance dan post tour. Akan banyak keuntungan bagi Kota Tangsel yang sudah dipilih menjadi tuan rumah TGIF 2016, menurut Sri, bukan saja bidang ekonomi yang akan terangkat pada ajang ini, tetapi juga bidang ilmu pengetahuan.

Sumber: kabartangsel.com

Infografis Pedoman Manajemen Penanganan Covid-19 dan Dampaknya Bagi Pemerintah Daerah

manajemen covid19

covid19goid

pedoman manajemen covid19

Buku Pedoman Manajemen Bagi Pemerintah Daerah dalam Penangan Covid-19 dan Dampaknya dapat diunduh/download di Library.

Buku Pedoman Umum Menghadapi PANDEMI COVID-19 Bagi Pemerintah Daerah (Edisi Revisi) dari Kementerian Dalam Negeri dapat diunduh/download di Library.

black shapes

Mitra | Partners

yipdkppodbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasiaqlueindosatooredoonodefluxkatadataiap2id

black shapes

75ri apeksi putihmerah

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi

Profil dalam Bahasa Indonesia | Profile in English 

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


Kantor tutup sesuai penerapan PSBB DKI Jakarta, kami dapat dihubungi di email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | The office is closed due to the implementation of Jakarta Province's large-scale social restrictions, we can be contacted via email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
75ri personil
 

  
 
apeksipeta

Flag Counter




Proposal

Indonesia City Expo XVIII tanggal 30 Juni - 3 Juli 2020 di Lapangan BBF Bintaro, Tangerang Selatan  Launching Indonesia City Expo XVIII tanggal 19 Februari 2020 di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan

Dokumen ICE 2020 berupa proposal dapat diunduh/download di Library. Dokumen untuk Proposal Pemerintah Kota dan dokumen untuk Proposal Mitra, Swasta dan Bisnis.

INDONESIA GENUINE FESTIVAL (IGEF) akan dilaksanakan pada 31 Juli - 2 Agustus 2020 di Liverpool, Inggris. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui link IGEF.

 

© 2000-2020 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities