BERANDA|HOME
Thursday May 28, 2020

banner idul fitri 2020

#TidakMudik #DiRumahAja #StayAtHome


20 Tahun APEKSI | 25 Mei 2000 - 25 Mei 2020


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah - Mohon Maaf Lahir dan Batin


Kantor tutup sementara dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, kami dapat dihubungi di email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


Our office temporarily closed in an effort to prevent the spread of Covid-19, we can reach on email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


Munas V Tahun 2020 Ditunda Akibat Pandemi Covid-19

Informasi Penundaan Munas V Tahun 2020


#20TahunAPEKSI #20YearsAPEKSI

20tahunwithsosmed

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memiliki langkah sendiri untuk mencegah persebaran virus corona atau covid-19. Bukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), melainkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), dan diberlakukan mulai hari ini, Senin (27/4/2020).

Pemberlakuan PKM ditegaskan dalam Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Semarang. Langkah ini untuk menekan laju angka persebaran covid-19 yang belum juga menunjukkan grafik penurunan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan aturan PKM dengan PSBB memiliki perbedaan. PKM masih memberi ruang bagi masyarakat untuk berkegiatan, namun dengan kontrol yang ketat dari aparat keamanan bersama pemerintah.

"Kami ingin menampung aspirasi masyarakat dengan ada hal yang sedikit melonggarkan sedulur-sedulur PKL maupun tempat usaha," tutur pria yang akrab disapa Hendi itu.

"Intinya boleh berkegiatan, tapi harus dengan sejumlah SOP yang kita kontrol. Juga ada keterlibatan masyarakat, RT/RW, LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) untuk mengawal ini, serta tim patroli yang terdiri dari satuan wilayah TNI-Polri dan Pemkot juga kita turunkan," tegasnya.

Ia menerangkan, secara rinci dalam Perwal yang telah ditandatanganinya itu menegaskan beberapa poin terkait pembatasan kegiatan di luar rumah. Di antaranya penghentian kegiatan di sekolah maupun institusi pendidikan lainnya, pembatasan kegiatan di tempat kerja, tempat ibadah, tempat umum, serta pembatasan kegiatan sosial budaya, dan pergerakan orang melalui moda transportasi.

Adapun penghentian kegiatan di sekolah/institusi pendidikan lain diarahkan untuk dapat beralih menjadi pembelajaran jarak jauh dari tempat tinggal masing-masing, menggunakan media yang paling efektif.

Sedangkan terkait aktivitas pekerjaan, setiap institusi atau perusahaan diminta untuk mengatur jam kerja pelayanan dan jumlah pekerja yang masuk. Lalu untuk pembatasan kegiatan keagamaan, Pemkot Semarang meminta masyarakat mengikuti imbauan atau fatwa lembaga dan tokoh agama.

Dia melanjutkan, Pemkot Semarang juga akan menutup sementara semua tempat hiburan dan wisata selama pemberlakuan PKM. Sedangkan untuk PKL dan sektor informal yang menggunakan fasilitas umum berupa ruang terbuka publik masih diberi keleluasan, namun dibatasi jam operasionalnya pukul 14.00 sampai 20.00 WIB.

Hendi mengatakan, sementara tempat usaha seperti pasar tradisional, toko modern, dan restoran diperbolehkan buka dengan jam buka toko modern mulai 07.00 sampai 21.00 WIB. Sedangkan restoran pukul 11.00 hingga 20.00 WIB, di atas itu hanya melayani pesan antar atau take away. Secara khusus ketiganya diwajibkan melakukan disinfeksi secara berkala.

Sumber: okezone.com

Infografis Pedoman Manajemen Penanganan Covid-19 dan Dampaknya Bagi Pemerintah Daerah

manajemen covid19

pedoman manajemen covid19

Buku Pedoman Manajemen Bagi Pemerintah Daerah dalam Penangan Covid-19 dan Dampaknya dapat diunduh/download di Library.

Buku Pedoman Umum Menghadapi PANDEMI COVID-19 Bagi Pemerintah Daerah (Edisi Revisi) dari Kementerian Dalam Negeri dapat diunduh/download di Library.

black shapes

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia | Association of Indonesia Municipalities

PROFIL APEKSI | APEKSI PROFILE

profil apeksi 2018

Profil dalam Bahasa Indonesia - Profile in English | Presentasi dalam Bahasa Indonesia - Presentation in English

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Rasuna Epicentrum Complex 
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan - Setiabudi
Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


Kantor tutup sementara dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, kami dapat dihubungi di email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | Our office temporarily closed in an effort to prevent the spread of Covid-19, we can reach on email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
 

  
 
apeksipeta

Proposal

Indonesia City Expo XVIII tanggal 30 Juni - 3 Juli 2020 di Lapangan BBF Bintaro, Tangerang Selatan  Launching Indonesia City Expo XVIII tanggal 19 Februari 2020 di Hotel Santika Premiere Bintaro, Tangerang Selatan

Dokumen ICE 2020 berupa proposal dapat diunduh/download di Library. Dokumen untuk Proposal Pemerintah Kota dan dokumen untuk Proposal Mitra, Swasta dan Bisnis.

INDONESIA GENUINE FESTIVAL (IGEF) akan dilaksanakan pada 31 Juli - 2 Agustus 2020 di Liverpool, Inggris. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui link IGEF.

Mitra | Partners

yipdbnnbpomposindonesiacimgizicleiicmamercycorps indonesiauclg-ascpaunescounisdrworldbanku pertaminatauiktiiantheusinmarkcommcitiasia

 

© 2000-2020 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia - AIM | Association of Indonesia Municipalities