Berita & Artikel | News & Articles
Thursday November 23, 2017

menuju kota inklusif

Sejak tahun 1992, tanggal 3 Desember telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai Hari Disabilitas Internasional (HDI). Pemrintah Kota Mojokerto melalui Dinas Sosial Kota Mojokerto menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional 2015, (3/12) pagi.

Dalam acara tersebut, Walikota Mojokerto mengatakan, Kota Mojokerto saat ini sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur hak-hak penyandang disabilitas. Sedangkan, pemerintah pusat masih merumuskan undang-undang bagi penyandang disabilitas.

Pemkot Mojokerto terus berupaya menjamin hak-hak penyandang disabilitas dalam mengakses semua pelayanan dan mereka mempunyai hak yang sama untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kita kepada penyandang disabilitas yang tentunya perda ini harus diimplementasikan di dalam segala hal yang berkaitan dengan pelayanan dan pembangunan di Kota Mojokerto,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, lanjut Walikota, masing-masing lembaga pendidikan harus membuka kelas inklusi. Pemkot terus beruaya bagaimana memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus dan anak-anak penyandang disabilitas.

Demikian pula dalam dunia industri dan dunia usaha di Kota Mojokerto, Pemkot telah mewajibkan sekian persen jumlah karyawan harus diakses oleh tenaga kerja dari penyandang disabilitas. Hal-hal yang berkaitan dengan infrastruktur, setiap kantor pemerintah dan setiap pembangunan gedung harus menyediakan akses untuk penyandang disabilitas.

“Dengan demikian, tidak akan ada diskriminasi pada penyandang disabilitas. Sehingga mereka akan punya peran aktif dalam kehidupan. Saya berharap penyandang disabilitas menempatkan dirinya sebagai warga negara yang utuh, warga negara yang sama dengan masyarakat pada umumnya,” harapnya.

Peringatan HDI 2015 yang berlangsung di Gedung S Ramelan Kota Mojokerto kali ini mengusung sebuah tema, yaitu Wujudkan Masyarakat Inklusif Melalui Undang-Undang Penyandang Disabilitas dan Strategi Multisektoral. Selain Walikota, acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Mas Agoes Nirbito Moenasi Wasono, Kepala SKPD, Kepala dan guru SLB, Kepala Sekolah Inklusi, Camat dan Lurah se-Kota Mojokerto.

Sumber: apakabar.co.id

Berita & Artikel Kota Inklusif

Best Practice

Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

INFO APEKSI NEWSLETTER

Delapan Langkah Transfer Inovasi Pelayanan Publik

Delapan Langkah Transfer Inovasi Pelayanan Publik

black shapes

Mitra | Partners

cim  giz  iclei  icma  mercycorps indonesia  uclg-ascpa  unesco yipd  citiasia  tau  u pertamina

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Komplek Rasuna Epicentrum
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan
Setiabudi, Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: info@apeksi.id | info@apeksi.or.id

 

© 2000-2017 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia

 

We have 68 guests visit APEKSI.ID