Beranda | Home
Wednesday June 28, 2017
Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Bank Indonesia (BI) mengadakan kegiatan pembelajaran bagi perwakilan Kepala Daerah di Indonesia bertajuk "Economic Leadership for Regional Government Leader" di Gedung D BI Institue, Jakarta, Senin (8/5).
Dalam kegiatan tersebut, ada 27 peserta perwakilan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Kepala Perwakilan BI di beberapa wilayah.
Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen BI dalam pembangunan sumber daya manusia dan kualitas perwakilan daerah, tidak hanya profesionalitasnya, namun juga jiwa kepemimpinan. Apalagi ke depannya tantangan pembangunan nasional semakin tidak mudah.
"Dampak krisis ekonomi 2008-2009 masih terasa impilikasinya di ekonomi nasional dan daerah, ini jadi perhatian ke depan daya tahan ekonomi kita secara nasional dan daerah semakin kuat," ujar Sugeng di Gedung D BI Institute, Jakarta, Senin (8/5).
Ia mengatakan, ekonomi global tentunya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional, bahkan berdampak pada harga komoditas global. Hal ini juga mempengaruhi perekonomian di daerah Indonesia, terutama daerah yang mengandalkan sektor sumber daya alam.
"Akan ada dampaknya di ekonomi daerah kita, Aceh, Riau, Kaltim, Papua, Sumatera, akan merasakan perlambatan daerah karena permasalahan struktural yaitu terbatasnya diversifikasi dan menipisnya cadangan sumber daya alam," sebut dia.
Sugeng menyebutkan, rata-rata ekonomi Sumatera dan Kalimantan dari 2014-2016 masing-masing 4,2 persen dan 2,3 persen, jauh dari Jawa, Bali, dan Sulawesi yang masing-masing sebesar 5,2 persen, 7,4 persen, dan 7,1 persen.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur BI Institute Solikin M Juhro menambahkan, kegiatan tersebut merupakan wujud BI untuk mendukung dan mendorong Kepala Daerah di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan perekonomian regional. Selain itu, kegiatan tersebut sebagai bentuk BI memberikan pembekalan pengetahuan ekonomi bagi para perwakilan daerah.
"Pembekalan kali ini terdiri akan dilakukan dalam tiga hari, pembelajaran ekonomi moneter, fiskal, dan riil," jelas Solikin.
Dalam kegiatan tersebut, hadir juga perwakilan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Airin Rachmi Diany, dan beberapa Kepala Perwakilan BI daerah lainnya.

Sumber: kumparan.com

MUNAS V 2016

Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Best Practice

Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

INFO APEKSI NEWSLETTER

ifc 2017 v

black shapes

Mitra | Partners

white separatorwhite separatorwhite separatorwhite separatoricleiwhite separatorwhite separator

Direktorat Eksekutif | Executive Directorate

Alamat | Address:
Rasuna Office Park III Unit WO. 06-09
Komplek Rasuna Epicentrum
Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan
Setiabudi, Jakarta Selatan 12960
INDONESIA
Tel: +62-21 8370 4703
Fax: +62-21 8370 4733
Email: info@apeksi.id | info@apeksi.or.id

 

© 2000-2017 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia

 

We have 326 guests visit APEKSI.ID