Komwil | Region II
Tuesday January 23, 2018
banjarbaru.jpgbima.jpgmakassar.jpgtangerangselatan.jpgbengkulu.jpgprobolinggo.jpgdenpasar.pngjakartatimur.jpgmagelang.jpgkotamobagu.jpgpalopo.jpglogo-apeksi.pngtebingtinggi.jpgtasikmalaya.jpglhokseumawe.jpglubuklinggau.jpgsubulussalam.jpgtarakan.jpgbontang.jpgsolok.jpgbanjarmasin.jpgkendari.jpgmataram.jpgcirebon.jpgbanjar.pngambon.jpgmalang.jpgmedan.pngpontianak.jpgjambi.jpgsamarinda.jpgtegal.pngtomohon.jpglangsa.jpgsibolga.pngmojokerto.jpgdepok.jpgpalu.jpgjayapura.jpgbogor.jpgpasuruan.jpgkediri.jpgsingkawang.jpgdumai.jpgmetro.pngpematangsiantar.pngjakartapusat.jpgbandung.jpggunungsitoli.pngkupang.jpgsurakarta.jpgcimahi.pngtanjungpinang.jpgsungaipenuh.jpgblitar.jpgbandaaceh.jpgyogya.jpgprabumulih.jpgbaubau.jpgmadiun.jpgtidore.jpgtangerang.jpgbatam.pngjakartautara.jpgpalangkaraya.jpgjakartaselatan.jpgmanado.jpgsabang.jpgserang.pngbandarlampung.pngbinjai.jpgbitung.jpgternate.jpgtual.jpgsalatiga.pngjakartabarat.jpgsorong.jpgpekanbaru.jpgpadangpanjang.jpgsurabaya.jpgpangkalpinang.jpgbukittinggi.jpgbatu.jpgsukabumi.jpgbekasi.jpgcilegon.pngsawahlunto.pnggorontalo.jpgpadang.jpgpayakumbuh.jpgpadangsidempuan.jpgtanjungbalai.jpgpagaralam.jpgpariaman.pngsemarang.jpgparepare.jpgpalembang.pngpekalongan.pngbalikpapan.jpg

Tangerang Selatan

Walikota
Airin Rachmi Diany
Wakil Walikota
Benyamin Davnie
Alamat
Jl. Maruga Raya No. 1, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten
Provinsi
Banten
Tel
(021) 75883825
Fax
(021) 74646290
Informasi
Provinsi Banten yang memiliki luas wilayah ± 9.662,92 km² dengan penduduk pada tahun 2007 berjumlah 9.245.075 jiwa, terdiri atas 4 (empat) kabupaten dan 3 (tiga) kota, perlu memacu peningkatan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam rangka memperkukuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kabupaten Tangerang yang mempunyai luas wilayah ± 1.159,05 km² dengan penduduk pada tahun 2007 berjumlah 3.315.584 jiwa, terdiri atas 36 (tiga puluh enam) kecamatan. Kabupaten tersebut memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dengan luas wilayah dan besarnya jumlah penduduk seperti tersebut, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat belum sepenuhnya terjangkau. Kondisi demikian perlu diatasi dengan memperpendek rentang kendali pemerintahan melalui pembentukan daerah otonom baru sehingga pelayanan publik dapat ditingkatkan guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Dengan memperhatikan aspirasi masyarakat yang dituangkan dalam Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 28 Tahun 2006 tanggal 27 Desember 2006 tentang Persetujuan Pembentukan Kota Tangerang Selatan, Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 13 tahun 2007 tanggal 4 Mei 2007 tentang Persetujuan Penetapan Batas Wilayah dan Belanja Operasional dan Pemiliharaan kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan,

Surat Bupati Tangerang Nomor 135/088 Binwil/2007 tanggal 30 Januari 2007 perihal Persetujuan Pembentukan Daerah, Keputusan Bupati Tangerang Nomor 130/Kep.149-Huk/2007 tanggal 19 Februari 2007 tentang Persetujuan Pembentukan Kota Tangerang Selatan, Surat Bupati Tangerang Nomor 137/530 Binwil-2007 tanggal 15 Maret 2007 perihal Usul Pembentukan Daerah Otonom, Keputusan Bupati Tangerang Nomor 130/Kep.239-Huk/2007 tanggal 7 Mei 2007 tentang Belanja Operasional dan Pemiliharaan untuk Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Keputusan Bupati Tangerang Nomor 130/Kep.380-Huk/2007 tanggal 6 Agustus 2007 tentang Penetapan Batas Wilayah Kota Tangerang Selatan,

Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 01 Tahun 2007 tanggal 23 Januari 2007 tentang Persetujuan ditetapkannya Ex Kantor Kewedanaan Ciputat menjadi Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten Nomor 161.1/Kep-DPRD/18/2007 tanggal 21 Mei 2007 tentang Persetujuan Pembentukan Kota Tangerang Selatan,

Surat Gubernur Banten Nomor 135/1436-Pem/2007 tanggal 25 Mei 2007 perihal Usulan Pembentukan Kota Tangerang Selatan, Keputusan Gubernur Banten Nomor 125.3/Kep.353-Huk/2007 tanggal 25 Mei 2007 tentang Persetujuan Pembentukan Kota Tangerang Selatan, Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 13 tahun 2007 tanggal 4 Mei 2007 tentang Persetujuan Penetapan Batas Wilayah dan Belanja Operasional dan Pemiliharaan Kepada Kota Tangerang Selatan,

Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten Nomor 161.1/Kep-DPRD/09/2008 tanggal 7 Juli 2008 tentang Persetujuan Pemberian Bantuan Dana Untuk Penyelenggaraan Pemerintahan Calon Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten Nomor 161.1/Kep-DPRD/10/2008 tanggal 7 Juli 2008 tentang Persetujuan Pemberian Bantuan Dana Untuk Penyelenggaraan Pemilihan Umum Pertama Walikota dan Wakil Walikota Calon Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten,

Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten Nomor 161.1/Kep-DPRD/11/2008 tanggal 7 Juli 2008 tentang Persetujuan Nama Calon Kota, Batas Wilayah Kota dan Cakupan Wilayah Kota Calon Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten Nomor 161.1/Kep-DPRD/12/2008 tanggal 7 Juli 2008 tentang Persetujuan Penggunaan Gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Serpong Kabupaten Tangerang Untuk Fasilitas Kantor Calon Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, dan Keputusan Gubernur Banten Nomor 011/Kep.301-No. 4935 (Penjelasan Atas Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 188) Huk/2008 tanggal 17 Juli 2008 tentang Persetujuan Penggunaan Gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Serpong Kabupaten Tangerang Untuk Fasilitas Kantor Calon Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten.

Berdasarkan hal tersebut Pemerintah telah melakukan pengkajian secara mendalam dan menyeluruh mengenai kelayakan pembentukan daerah dan berkesimpulan bahwa perlu dibentuk Kota Tangerang Selatan. Pembentukan Kota Tangerang Selatan yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Tangerang, terdiri atas 7 (tujuh) kecamatan, yaitu Kecamatan Serpong, Kecamatan Serpong Utara, Kecamatan Pondok Aren, Kecamatan Ciputat, Kecamatan Ciputat Timur, Kecamatan Pamulang, dan Kecamatan Setu. Kota Tangerang Selatan memiliki luas wilayah keseluruhan ± 147,19 km² dengan penduduk pada tahun 2007 berjumlah ± 918.783 jiwa.

Dengan terbentuknya Kota Tangerang Selatan sebagai daerah otonom, Pemerintah Provinsi Banten berkewajiban membantu dan memfasilitasi terbentuknya kelembagaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan perangkat daerah yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, serta membantu dan memfasilitasi pelaksanaan pemindahan personel, pengalihan aset dan dokumen untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kota Tangerang Selatan.

Dalam melaksanakan otonomi daerah, Kota Tangerang Selatan perlu melakukan berbagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi, penyiapan sarana dan prasarana pemerintahan, pemberdayaan dan peningkatan sumber daya manusia, serta pengelolaan sumber daya alam sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Total Hits: 15
Created on: 22nd Dec, 2017 03:46 AM
Modified on: 4th Jan, 2018 06:08 AM

Dokumen terakhir | Latest document:

Majalah Kota Kita Edisi XX Desember 2017
Kategori|Category: Majalah Kota Kita
Majalah Kota Kita Edisi XIX Oktober 2017
Kategori|Category: Majalah Kota Kita
SK Menkominfo No.1670 Tahun 2016
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
Pos Indonesia
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
Dirjen Otda Kemendagri
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
ITDP - Integrasi Konsep Eco-Mobility dalam Perencanaan Pembangunan Daerah - 2
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
ITDP - Integrasi Konsep Eco-Mobility dalam Perencanaan Pembangunan Daerah - 1
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Koalisi Pejalan Kaki - Fasilitas Pejalan Kaki Hak Pejalan Kaki
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Instran - Peran Pemerintah Kota dalam Perwujudan Eco-Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Balikpapan - Eco-Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
KLHK - Kebijakan Pengendalian Pencemaran Udara Sumber Bergerak
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Macro Kusumawijaya - Strategi Perencanaan Kota Eco-Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Kemenhub - Kebijakan Nasional Pengembangan Transportasi Berkelanjutan
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
APEKSI-WWF ID-ICLEI ID - Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Daftar Peraih Penghargaan RKCI 2017
Kategori|Category: Lain-Lain
Surat Walikota Tarakan mengenai Penyelenggaraan Rakernas & ICE 2018
Kategori|Category: Rapat Kerja Nasional 2018
Buku Laporan Rakernis 2015
Kategori|Category: Rapat Kerja Teknis 2015
Inovasi Kota Denpasar
Kategori|Category: Peluncuran BP XII dan BP Transfer Program
Inovasi Kota Palembang
Kategori|Category: Peluncuran BP XII dan BP Transfer Program
 
Rasuna Office Park III Unit WO 06-09 | Komplek Rasuna Epicentrum | Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12960, INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | 8370 4703 [offline] | Fax: +62-21 8370 4733 | Email: info@apeksi.id | info@apeksi.or.id
 
© 2000-2017 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia