Komwil | Region II
Monday January 22, 2018
tanjungbalai.jpgsolok.jpgbukittinggi.jpgtangerang.jpgmalang.jpgmedan.pngbima.jpgmataram.jpgjakartabarat.jpgsalatiga.pngpontianak.jpgpalembang.pngjambi.jpgsingkawang.jpgsungaipenuh.jpgyogya.jpgpalangkaraya.jpgmojokerto.jpgtomohon.jpglangsa.jpgbitung.jpgpangkalpinang.jpgsurabaya.jpgpekalongan.pngjakartapusat.jpgjakartautara.jpgkediri.jpgmagelang.jpgblitar.jpglubuklinggau.jpgpayakumbuh.jpgjakartaselatan.jpglhokseumawe.jpgbanjarbaru.jpgtarakan.jpgmetro.pngbatam.pngbanjarmasin.jpgpagaralam.jpgkotamobagu.jpgcirebon.jpgbanjar.pngtidore.jpgdepok.jpgmanado.jpgmakassar.jpgtual.jpgbogor.jpggorontalo.jpggunungsitoli.pngpariaman.pnglogo-apeksi.pngprabumulih.jpgsabang.jpgbandarlampung.pngbengkulu.jpgtanjungpinang.jpgbatu.jpgserang.pngkendari.jpgsemarang.jpgpadang.jpgsawahlunto.pngtasikmalaya.jpgtangerangselatan.jpgdumai.jpgcimahi.pngbontang.jpgmadiun.jpgbinjai.jpgjakartatimur.jpgambon.jpgsurakarta.jpgtegal.pngsorong.jpgbandaaceh.jpgjayapura.jpgpadangpanjang.jpgprobolinggo.jpgpalu.jpgdenpasar.pngkupang.jpgparepare.jpgbandung.jpgpalopo.jpgsibolga.pngpadangsidempuan.jpgpasuruan.jpgbaubau.jpgternate.jpgcilegon.pngbalikpapan.jpgsubulussalam.jpgtebingtinggi.jpgpematangsiantar.pngpekanbaru.jpgsamarinda.jpgbekasi.jpgsukabumi.jpg

Palopo

Walikota
Judas Amir
Wakil Walikota
Akhmad Syarifuddin
Alamat
Jl. Samiun No. 2, Kota Palopo
Provinsi
Sulawesi Selatan
Tel
(0471) 21007, 21018
Fax
(0471) 21003, 22004
Informasi
Kota Palopo, dahulu disebut Kota Administratip (Kotip ) Palopo, merupakan Ibu Kota Kabupaten Luwu yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah ( PP ) Nomor Tahun 42 Tahun 1986. Seiring dengan perkembangan zaman, tatkala gaung reformasi bergulir dan melahirkan UU No. 22 Tahun 1999 dan PP 129 Tahun 2000, telah membuka peluang bagi Kota Administratif di Seluruh Indonesia yang telah memenuhi sejumlah persyaratan untuk dapat ditingkatkan statusnya menjadi sebuah daerah otonom.

Ide peningkatan status Kotip Palopo menjadi daerah otonom , bergulir melalui aspirasi masyarakat yang menginginkan peningkatan status kala itu, yang ditandai dengan lahirnya beberapa dukungan peningkatan status Kotip Palopo menjadi Daerah Otonom Kota Palopo dari beberapa unsur kelembagaan penguat seperti :

1). Surat Bupati Luwu No. 135/09/TAPEM Tanggal 9 Januari 2001, Tentang Usul Peningkatan Status Kotip Palopo menjadi Kota Palopo.2).Keputusan DPRD Kabupaten Luwu No. 55 Tahun 2000 Tanggal 7 September 2000, tentang Persetujuan Pemekaran/Peningkatan Status Kotip Palopo menjadi Kota Otonomi, 3). Surat Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan No. 135/922/OTODA tanggal 30 Maret 2001 Tentang Usul Pembentukan Kotip Palopo menjadi Kota Palopo;4). Keputusan DPRD Propinsi Sulawesi Selatan No. 41/III/2001 tanggal 29 Maret 2001 Tentang Persetujuan Pembentukan Kotip Palopo menjadi Kota Palopo; Hasil Seminar Kota Administratip Palopo Menjadi Kota Palopo; Surat dan dukungan Organisasi Masyarakat, Oraganisasi Politik, Organisasi Pemuda, Organisasi Wanita dan Organisasi Profesi; Pula di barengi oleh Aksi Bersama LSM Kabupaten Luwu memperjuangkan Kotip Palopo menjadi Kota Palopo, kemudian dilanjutkan oleh Forum Peduli Kota.

Akhirnya, setelah Pemerintah Pusat melalui Depdagri meninjau kelengkapan administrasi serta melihat sisi potensi, kondisi wilayah dan letak geografis Kotip Palopo yang berada pada Jalur Trans Sulawesi dan sebagai pusat pelayanan jasa perdagangan terhadap beberapa kabupaten yang meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Tana Toraja dan Kabupaten Wajo serta didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, Kotip Palopo kemudian ditingkatkan statusnya menjadi Daerah Otonom Kota Palopo

Tanggal 2 Juli 2002, merupakan salah satu tonggak sejarah perjuangan pembangunan Kota Palopo, dengan di tanda tanganinya prasasti pengakuan atas daerah otonom Kota Palopo oleh Bapak Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia , berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Palopo dan Kabupaten Mamasa Provinsii Sulawesi Selatan , yang akhirnya menjadi sebuah Daerah Otonom, dengan bentuk dan model pemerintahan serta letak wilayah geografis tersendiri, berpisah dari induknya yakni Kabupaten Luwu.

Diawal terbentuknya sebagai daerah otonom, Kota Palopo hanya memiliki 4 Wilayah Kecamatan yang meliputi 19 Kelurahan dan 9 Desa. Namun seiring dengan perkembangan dinamika Kota Palopo dalam segala bidang sehingga untuk mendekatkan pelayanan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat , maka pada tahun 2006 wilayah kecamatan di Kota Palopo kemudian dimekarkan menjadi 9 Kecamatan dan 48 Kelurahan.

Kota Palopo dinakhodai pertama kali oleh Bapak Drs. H.P.A. Tenriadjeng, Msi, yang di beri amanah sebagai penjabat Walikota (Caretaker) kala itu, mengawali pembangunan Kota Palopo selama kurun waktu satu tahun , hingga kemudian dipilih sebagai Walikota defenitif oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palopo untuk memimpin Kota Palopo Periode 2003-2008, yang sekaligus mencatatkan dirinya selaku Walikota pertama di Kota Palopo. 
Total Hits: 13
Created on: 22nd Dec, 2017 04:05 AM
Modified on: 5th Jan, 2018 03:56 AM

Dokumen terakhir | Latest document:

Majalah Kota Kita Edisi XX Desember 2017
Kategori|Category: Majalah Kota Kita
Majalah Kota Kita Edisi XIX Oktober 2017
Kategori|Category: Majalah Kota Kita
SK Menkominfo No.1670 Tahun 2016
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
Pos Indonesia
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
Dirjen Otda Kemendagri
Kategori|Category: Sosialisasi UU Pos 38 2009 dan SK Menkominfo 1670 2016
ITDP - Integrasi Konsep Eco-Mobility dalam Perencanaan Pembangunan Daerah - 2
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
ITDP - Integrasi Konsep Eco-Mobility dalam Perencanaan Pembangunan Daerah - 1
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Koalisi Pejalan Kaki - Fasilitas Pejalan Kaki Hak Pejalan Kaki
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Instran - Peran Pemerintah Kota dalam Perwujudan Eco-Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Balikpapan - Eco-Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
KLHK - Kebijakan Pengendalian Pencemaran Udara Sumber Bergerak
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Macro Kusumawijaya - Strategi Perencanaan Kota Eco-Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Kemenhub - Kebijakan Nasional Pengembangan Transportasi Berkelanjutan
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
APEKSI-WWF ID-ICLEI ID - Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Kategori|Category: Lokakarya Sustainable Urban Mobility
Daftar Peraih Penghargaan RKCI 2017
Kategori|Category: Lain-Lain
Surat Walikota Tarakan mengenai Penyelenggaraan Rakernas & ICE 2018
Kategori|Category: Rapat Kerja Nasional 2018
Buku Laporan Rakernis 2015
Kategori|Category: Rapat Kerja Teknis 2015
Inovasi Kota Denpasar
Kategori|Category: Peluncuran BP XII dan BP Transfer Program
Inovasi Kota Palembang
Kategori|Category: Peluncuran BP XII dan BP Transfer Program
 
Rasuna Office Park III Unit WO 06-09 | Komplek Rasuna Epicentrum | Jl. Taman Rasuna Selatan - Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12960, INDONESIA
Tel: +62-21 2947 5423 | 8370 4703 [offline] | Fax: +62-21 8370 4733 | Email: info@apeksi.id | info@apeksi.or.id
 
© 2000-2017 APEKSI | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia